Skip to content

Cara Menilai Kewajaran Harga Jual/Sewa Properti

October 31st, 2016

alberthchen

rumahputih

Cara menentukan harga jual sebuah properti, apalagi di kota-kota besar, tidak dapat mengandalkan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) yang tercantum di SPPT-PBB.  Hal ini dikarenakan NJOP hanya dapat digunakan sebagai patokan untuk memungut pajak, bukan untuk sebuah transaksi yang terjadi di pasar properti.  Adapun kecenderungan yang terjadi adalah NJOP lebih rendah daripada nilai yang seharusnya ada di pasaran.  Tentu Anda tidak mau rugi karena menjual/menyewakan properti Anda di bawah harga pasarannya, bukan?

Untuk menilai kewajaran dari harga jual/sewa properti, maka kita perlu melakukan penilaian terhadap properti tersebut.  Yuk, kita lihat bagaimana cara melakukan penilaian tersebut sendiri.

Read more

PPL Wajib Penilai Publik April 2015

April 18th, 2015

alberthchen

PPPK bekerjasama dengan MAPPI pada tanggal 16-17 April 2015 telah mengadakan Pendidikan Profesional Lanjutan (PPL) Penilai Publik yang bersifat wajib untuk pertama kalinya di tahun 2015.  PPL tersebut dilaksanakan di Ruang Apung, Perpustakaan Universitas Indonesia, Depok.  Pembicaranya berasal dari Pusat Pembinaan Profesi Keuangan (PPPK) Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan, dan Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI).

ppl_wajib

Suasana di Ruangan PPL

PPL ini memiliki agenda untuk mensosialisasikan hasil pemeriksaan tahunan penilai publik oleh PPPK (sebelumnya bernama PPAJP – Pusat Pembinaan Akuntan dan Jasa Penilai), regulasi penilai publik yang baru yaitu PMK No. 101/2014, blueprint penilai dan penilai publik bekerja sama dengan vokasi Universitas Indonesia (D3), dan LTV (Loan To Value) dan FTV (Financing to Value) sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia.

Read more

Perbedaan Standar Penilaian Indonesia 2013 dan 2007

December 9th, 2013

alberthchen

SPI_2013

SPI 2013 sudah diberlakukan sejak tanggal 1 November 2013 yang lalu.  Ada beberapa perbedaan yang signifikan dari Standar Penilaian Indonesia 2013 dengan pendahulunya, yaitu Standar Penilaian Indonesia 2007.  Artikel ini akan menunjukkan beberapa perbedaannya yang paling signifikan.  Apa saja perbedaan antara SPI 2013 dengan SPI 2007?

Read more

Bagaimana Cara Bank Menilai Harga Rumah? (Bagian 2)

September 25th, 2013

alberthchen

Rumah Minimalis

Artikel ini adalah sambungan dari artikel Cara Bank Menilai Harga Rumah (Bagian 1).  Sekarang, mari kita lanjutkan diskusi kita pada pendekatan yang kedua, yaitu Pendekatan Data Pasar.

Read more

Bagaimana Cara Bank Menilai Harga Rumah?

September 18th, 2013

alberthchen

Rumah Minimalis

Ketika Anda mengajukan pinjaman kredit kepada bank, Anda diminta untuk memberikan jaminan atau agunan untuk meminimalisasi resiko macet dan kerugian di pihak bank.  Begitu pula jika Anda sedang mengincar sebuah rumah untuk KPR, Anda meminjam dana kepada bank dengan agunan rumah yang Anda ingin miliki tersebut.  Di kedua kasus di atas, pihak bank akan melakukan “penilaian” atas rumah Anda, untuk dijadikan dasar dalam pengajuan kredit Anda tersebut.  Biasanya, plafon kredit tidak akan melebihi nilai agunan, bahkan seringkali dikurangi safety factor dari bank itu sendiri, misalnya menjadi 70% sampai 90% dari nilai agunan.

Mungkin Anda penasaran bagaimana cara bank menilai harga rumah, atau rumah Anda baru saja dinilai oleh pihak appraisal atau penilai dan nilainya ternyata di bawah ekspektasi atau harapan Anda, dan Anda bertanya-tanya kenapa hal tersebut bisa terjadi.  Semoga artikel ini bisa menjawab pertanyaan Anda tersebut.

Read more

Diseminasi SPI dan KEPI 2013

June 1st, 2013

alberthchen

Standar Penilaian Indonesia (SPI) 2013 dan Kode Etik Penilai Indonesia (KEPI) 2013 telah disahkan pada tanggal 25 April 2013.  Untuk mensosialiasikan SPI dan KEPI 2013 kepada para penilai publik di Indonesia, maka dilaksanakan diseminasi SPI dan KEPI 2013 pada bulan Mei sampai dengan Juli 2013.  Artikel ini membahas tentang perubahan-perubahan yang terjadi pada Standar Penilaian Indonesia dan pengaruhnya terhadap praktek penilaian di Indonesia.

Read more